Jangan sampai kehamilan menghambat untuk menikmati liburan Karena banyak liburan yang aman bagi ibu hamil. Liburan bagi ibu hamil itu banyak manfaatnya membuat tubuh lebih fress pikiran jadi senang dan bisa menghilangkan stress dari rutinitas yang terasa lebih berat karena faktor kehamilan. Memang saat hamil itu terasa lebih sulit untuk melakukan aktifitas dan juga termasuk bila ingin liburan. Disarankan demi keamanan sebaiknya konsultasikan pada dokter kandungan sebelum anda berencana menikmati liburan dengan berwisata ke luar kota atau luar negeri. Lebih baik melakukan pencegahan untuk menghindari komplikasi saat hamil yang diakibatkan karena bepergian saat hamil.
Bepergian dianggap lebih aman jika sedang hamil pada trisemester kedua dan bepergian pada trisemester ketiga itu lebih beresiko jika tidak berhati-hati bisa berbahaya untuk kesehatan janin maupun ibu hamil karena kemungkinan beresiko bayi lahir prematur. Untuk itu selalu konsultasikan dengan dokter kandungan demi keselamatan dan kesehatan janin dalam kandungan karena ibu hamil tidak bisa bepergian sembarangan. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan ibu hamil yang akan merencanakan liburan:
Konsultasi dokter kandungan: Bila mengalami gejala seperti ada bercak dll, pastikan menyiapkan bekal obat yang diperlukan untuk perjalanan anda, kumpulkan catatan medis anda, laporan dokter terutama jika ibu hamil mengalami gejala seperti tekanan darah tinggi, diabetes, punya masalah di awal kehamilan serta keluar bercak darah.
Selalu bawa catatan kehamilan; Catatan kehamilan yang dimaksud adalah buku catatan yang selalu dibawa saat berkonsultasi secara rutin pada dokter kendungan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya ibu hamil selalu membawa buku catatan kehamilan supaya rumah sakit di sekitar tempat liburan misalnya bisa mengetahui kondisi perkembangan janin sehingga dapat ditangani dengan tepat dan cepat.
Cari waktu yang paling tepat; Saat ibu hamil sering mual sering morning sick tentunya tidak pas untuk bepergian. Waktu yang paling tepat untuk bepergian adalah ketika usia kandungan 20 hingga 30 minggu itu menurut Drn Aron Schuftan seorang dokter kandungan dari California. Dan bepergian pada usia kehamilan 36 hingga 38 minggu sebaiknya dihindari karena itu sangat beresiko.
Sebaiknya pilih destinasi liburan lokal; Untuk ibu hamil bepergian terlalu jauh tentu akan sangat melelahkan dan membahayakan bagi keselamatan dan kesehatan janin. Bila diperhatikan sangat bamyak lokasi liburan lokal yang cukup menarik untuk dikunjungi. Destinasi liburan lokal disamping bisa membuat pikiran menjadi fress juga sangat aman untuk ibu hamil dan janin. Dan selama liburan harus dihindari aktifitas ekstrim seperti skydiving, naik gunung. Tentunya diharapka ibu hamil bisa memilih-milih aktivitas yang lebih aman dan sekiranya jika tidak mengetahui aman tidaknya sebaiknya konsultasikan dengan doker kandungan terlebih dahulu.
Hindari sebisa mungkin jalur udara. Saat di bandara, ibu hamil disarankan untuk menghindari alat peminday logam karena radiasinya sangat berbahaya untuk janin. Jalur udara seperti pesawat terbang itu meskipun tidak memakan waktu lama tapi cukup berbahaya untuk kandungan. Apalagi kalau naik pesawat yang kecil yang tidak memiliki kabin bertekanan itu dihawatirkan akan kekurangan oksigen selama pesawat dalam ketingginan yang lebih tinggi. Jika dalam kondisi tertentu yang mengharuskan anda naik pesawat sangat dianjurkan berkonsultasi pada dokter kandungan terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal terburuk.
Minum banyak cairan, dan bawa cemilan. Ibu hamil biasanya keinginan makannya meningkat dan mudah lapar sehingga sangat dianjurkan untuk selalu membawa cemilan sehat supaya memudahkan kapan saja ibu hamil itu lapar bisa dengan mudah mengkonsumsi cemilan sehat yang telah dipersiapkan sebelumnya. Selain itu banyak-banyak minum agar terhindar dari dehidrasi.
Lakukan peregangan; peregangan dilakukan dengan maksud untuk menghindari pembengkakan, pembekuan darah dan agar tidak cepat lelah. Jika kondisi anda di pesawat sebaiknya duduk dekat toilet agar memudahkan anda bila ingin ke toilet. Sesekali renggangkan otot dengan dibuat senyaman mungkin atau bisa juga dengan jalan-jalan kecil.
Kenakan pakaian longgar; sebiknya kenakan yang longgar, baju, akos kaki dan alas kaki supaya nyaman dan peredaran darah tetap lancer. Memakai kaus kaki mbila akan bepergian naik pesawat sangat dianjurkan untuk menjaga sirkulasi darah dan mencegah pembekuan darah.
Jenis perjalanan; Alat transportasi yang aman untuk ibu hamil adalah dengan memakai kendaraan mobil karena mobil bisa berhenti kapan saja sesuai dengan kondisi ibu hamil. Ibu hamil biasanya lebih sering buang air kecil, mobil bisa berhenti sampai ibu hamil kandung kemihnya kosong dan juga bila ibu hamil merasa lelah mobil bisa berhenti sesaat untuk istirahat dan menghirup udara segar. Dengan demikian ibu hamil akan merasa nyaman menikmati perjalanan.
Artikel di atas mengenai cara menjaga kehamilan pada saat liburan semoga bisa diambil manfaatnya. Kesimpulan dari penjelasan diantas intinya, dalam kondisi hamil berwisata akan aman dan terasa menyenangkan bila sebelumnya direncanakan dengan tepat dan matang.