Garam merupakan salah satu bumbu perasa yang hampir selalu ada dalam setiap masakan atau makanan. Sayur tanpa garam akan terasa hambar tentunya. Garam itu penting bagi tubuh tapi bukan berarti harus dikonsumsi secara berlebihan. Bila ingin terhindar dari sakit kepala sebaiknya jangan terlalu banyak mengkonsumsi garam.
Sebenarnya garam itu sangat penting bagi tubuh karena garam merupakan mineral yang terdiri dari natrium klorida. Natrium berperan dalam kontraksi dan relaksasi otot kita, berfungsi untuk membantu keseimbangan cairan dalam tubuh. Dan membantu dalam transmisi impuls saraf ke otak. Karena natrium seperti magnet dapat menarik cairan. Tetapi jika mengkonsumsi garam berlebih, di tubuh penahanan air menjadi berlebih (retensi). Sehingga ginjal akan kesulitan mengeliminasi kelebihan garam dan tubuh akan menahan air dan terkadang menyebabkan pembengkakan di sekitar jantung.
Sebuah study baru menunjukkan pemicu utama sakit kepala itu karena diet tinggi yang hanya mengkonsumsi makanan yang tinggi tingkat keasinannya. Study ini melibatkan 400 orang yang diminta melakukan diet kaya buah, sayur, diet ala barat atau produk ternak rendah lemak. Kajian ini dilakukan secara acak. Orang yang mengkonsumsi 3 gram sehari garam, lebih terhindar sepertiga kali dari sakit kepala daripada mereka yang 9 gram mengkonsumsi 9 gram sehari garam. Jika diperbandigkan dengan ukuran sendok,tiap gram garam sebanding dengan sekitar setengah sendok teh garam. Study ini dilakukan oleh Lawrence Apple, MD,MPH, Director of the Welch Center for Prevention, Epidemiology and Clinical Research di Johns Hopkins. Hasil dari studynya itu menyimpulkaan bahwa sakit kepala berkurang hingga 31 persen, pada mereka yang mengurangi asupan garam dari 9 gram sehari menjadi 3 gram sehari garam.
Graham MacGregor, tidak ikut terlibat dalam kajian mengatakan ‘ilmuwan belum memahami sepenuhnya dengan mengurangi mengkonsumsi garam itubisa menurunkan resiko sakit kepala. Tapi mereka menduga bahwa dengan mengurangi mengkonsumsi garam itu karena menurunkan tekanan darah. Selanjutnya Graham MachGregor (dari Queen Mary University, London dan World Action on Salth and Health /WASH) memaparkan bahwa ia sudah menduga sejak lama orang yang mengurangi asupan garam akan mengurangi sakit kepala. Ini sebuah demontrasi pengurangan garam dengan pengurangan sakit kepala yang merupakan percobaan pertama. Dan menyarankan agar mengurangi asupan garam bagi mereka yang mengalami sakit kepala.
Semoga penjelasan di atas mengenai Garam penyebab sakit kepala bisa menambah informasi tambahan mengenai kesehatan.