• Skip to content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • About
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

ADEIDE.COM

Berbagi berbagai informasi

  • Home
  • Informasi & Teknologi
  • Tips
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Automotive
  • Pengetahuan
  • Wisata
  • Resep

Anak Stres akibat Terlalu Banyak Belajar dan Solusinya

December 1, 2014 by admin

Sangat disayangkan, akhir-akhir ini karena terlalu banyak tuntutan orang tua terhadap anak, banyak orang tua yang cenderung memaksakan kehendak pada anak dengan tanpa kompromi, orang tua cenderung membuat target yang memberatkan anak sehingga anak merasa tertekan atau stress. Itulah pola asuh yang salah dari orang tua. Bila pola asuh ini diterapkan oleh orang tua, maka anak akan cenderung merasa bersalah dan akhirnya hanya berdiam diri.
Banyak orang tua sekarang ini yang menuntut anak untuk bisa segala, padahal usianya masih dini. Semisal anak uisa dini usia prasekolah sudah direcoki dengan berbagai pelajaran berhitung mambaca, dll., orang tua merasa bangga bila anaknya bila bisa lebih cepat membaca dan berhitung padahal usianya masih terlalu dini, orang tua terlalu menitik beratkan pada kecerdasan IQ bukan EQ. Padahal untuk anak usia dini lebih diutamakan kecerdasan emosi seperti bagaimana berbagi dengan orang lain, bagaimana membiasakan antri, tidak merebut mainan orang lain, berempati pada orang lain. Inilah yang menurut Neil Postman sosiolog asal AS yang menjadi penyebab anak banyak yang pintar secara akademik , namun tidak sukses bergaul di lingkungan sosial.

Beberapa media menyebutkan, ada anak yang belum diketahui identitasnya itu mengalami kondisi burnout atau terlalu banyak tekanan yang menyebabkan stress (sumber aura online). Herbert Freudenberger pada tahun 1973 adalag orang yang pertama kali mengunakan istilah bounout. Burnout adalah suatu bentuk ketegangan atau tekanan psikis yang berhubungan dengan stress, kondisi ini ditandai dengan kelelahan fisik, mental, dan emosional. Menurut teori Erikson, usia 6-12 tahun (school age) merupakan fase terjadinya pertentangan industry versus inferiority pada psikis anak.Dimana pada masa ini anak mulai keluar dari lingkungan rumah dan memasuki sekolah yang mulai memiliki tuntutan. Nah pada saat ini anak perlu dukungan orang tua untuk memberikan atau memfasilitasi apa yang anak inginkkan dan anak sukai agar anak dapat merasa senang nyaman dan berkembang dengan baik di lingkungan sosialnya.
Cara mengatasi stress pada anak dalam belajar atau menyelesaikan tuntutan dari berbagai pihak, sebaiknya orang tua tidak terlalu memaksakan kehendaknya dan memaksa anak mempelajari apa yang tidak dia suka, pada saat anak merasa ingin mengetahui apa yang ada di sekitarnya sebaiknya orang tua mamberikan sarana agar anak dapat produktif dan menyesuaikan dengan lingkungannya. Ada masanya anak tidak dapat memenuhi target yang orang tua inginkan, di sinilah peran orang tua sangat diharapkan dengan cara orang tua memberikan motivasi dan tentunya guru juga berperan penting untuk ikut serta membetikan motivasi terhadap anak yang mengalami kegagalan supaya anak bisa bersemangat kembali dengan begitu akan muncul kompetensi pada anak.
Tidak ada salahnya jika orang tua ingin anaknya belajar banyak hal, yang menjadi salah jika orang tua memaksakan kehendak terhadap anaknya karena ambisi orang tua. Cara membuat anak pintar dan cerdas, orang tua maupun guru sama sama mempunyai tanggung jawab terhadap anak untuk mengajarkan kecerdasan intelektual dan emosional pada anak. Di sekolah, guru tidak hanya mambuat anak supaya pintar sesuai tuntutan kurikulum yang berlaku tapi harus disertai dengan mendidik anak supaya anak tumbuh baik secara emosional misalnya dengan mengajarkan supaya tertib, mengajarkan sopan santun atau bagaimana cara berkomunikasi yang baik, mengajarkan berempati terhadap sesama temannya dll., supaya anak cerdas secara intelektual dan secara emosional. Jadi harus ada kerja sama antara orang tua maupun guru di sekolah supaya anak tidak stress dengan semua tuntutan yang harus dijalaninya dan untuk kemudian tumbuh sebagai pribadi yang baik dan cerdas.

Related posts:

  1. Cara Menghilangkan Sakit Kepala Secara Alami
  2. Cara Pencegahan Stroke dengan Sayuran Hijau
  3. Tips Berlipstik Merah
  4. Cara Bangun Pagi Menyehatkan

Filed Under: Tips

Primary Sidebar

Recent Posts

  • Cara Mencegah Infeksi Jamur pada Kulit dan Tubuh
  • Tindakan yang Membuat Cakram Menjadi Tipis dan Bergelombang
  • Kenali Psikologi Warna untuk Kesehatan Mental
  • Tips Aman Cara Melewati Jalan Berlubang
  • Tumbuhkan Rambut dengan Resep Alami

Related posts:

Cara Menghilangkan Sakit Kepala Secara Alami Cara Pencegahan Stroke dengan Sayuran Hijau Tips Berlipstik Merah Cara Bangun Pagi Menyehatkan




Footer

Archives

  • April 2016
  • March 2016
  • October 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014

Popular Search Terms

  • cara menghilangkan jamur kulit diseluruh tubuh
  • cara menentukan arah mata angin
  • Ciri kuku sehat
  • pasar apung sentul
  • cara menentukan arah kiblat

Copyright © 2018 · ADEIDE.COM