Bulan Maret biasanya terjadi pergantian musim dari udara dingin ke udara yang lebih hangat. Di bulan ini juga intesitas angin meningkat, diawali dengan pada pepohonan berkembangnya bunga yang menerbangkan serbuk sari hingga serangga kecil. Hal itu menjadi salah satu factor penyebab terumum dari munculnya alergi. Bila imun sedang menurun, berlebihan terhadap sesuatu yang beterbangan, ketika system kekebalan tubuh bereaksi maka alergi akan timbul, demikian Basset menjelaskan.
Alergi ringan seperti gatal pada kulit sangat mungkin timbul di masa pergantian musim bahkan bagi anda yang sekalipun belum pernah terjangkit alergi sebelumnya. Basset mengungkapkan,“Sepuluh kali lipat panggilan telepon dari orang yang mengeluh alergi dan gejala alergi, mulai dari ringan seperti gatal-gatal pada kulit hingga alergi pernapasan saya dapati”.
Menurut American College of Allergy, Asthma and immunology, selama waktu tertentu, ketika system kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap sesuatu di lingkungan, alergi musiman tersebut akan berkembang. Saat pergantian musim biasanya cuaca di akhir musim lebih hangat dari sebelumnya dan pepohonan serta tanaman akan mulai menemukan kehidupan dengan disertai beterbangannya serbuk sari dan serangga kecil. Seperti dijelaskan tadi bisa memicu timbulnnya alergi. Upaya pencegahan timbulnya alergi anda dapat melakukan beberapa hal sebagaimana saran dari Basset.
-
Mengeringkan pakaian di udara berangin harus dihindari.
Pada pergantian musim saat angin sedang dalam intesitas tinggi, hindari menjemur pakaian walaupun pakaian yang dicuci menjadi lebih cepat kering karena intesitas angin yang tinggi karena kehadiran angin yang tinggi bisa menerbangkan debu, serbuk sari tumbuhan/tanaman bahkan serangga kecil yang nantinya akan menempel pada pakaian yang sedang dijemur sehingga hal itu dapat memicu alergi. Apa lagi kalau sprei yang anda dijemur.
-
sediakan obat penangkal alergi
Salah satu untuk meredakan ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari alergi yaitu dengan menyediakan obat penangkal alergi. Saat alergi terjadi seperti gatal pada mata merah atau kulit bisa membuat tidak nyaman bagi penderitanya. Untuk itu saran dari Basset terutama bagi anda yang sering bekerja di luar ruangan untuk selalu menyediakan obat tetes hidung, obat tetes mata, dan antihistamin ke manapun pergi
-
Olahraga dalam ruangan
Hindari jogging di luar ruangan saat intesitas angin tinggi khusus bagi anda yang mudah terserang penyakit. Anda bisa berolahraga fisik di dalam ruangan atau salah satunya dengan cara bergabung dengan anggota gym sebagai pengganti olahraga di luar ruangan. Hal ini diupayakan agar terhindar dari alergi dan badan anda sehat sesuai tujuan dari olahraga yang anda lakukan.
-
Menggunakan kacamata hitam
Di pergantian musim jenis alergi mata merah mungkin menjadi salah satu jenis alergi yang banyak terjadi. Angin intesitas tinggi itu bisa berdampak buruk karena tidak hanya menimbulkan reaksi alergi pada kulit, namun juga bisa mengakibatkan mata merah. Untuk mencegah polutan alergi masuk ke mata anda saat melakukan aktivitas luar ruangan, anda dapat menggunakan kacamata hitam.
-
Mencari penyebab alergi
Segera periksa ke dokter untuk tingkat alergi yang parah seperti timbulnya asma atau hampir membuat tak sadarkan diri dengan memeriksakan pada dokter, penyebab dari timbulnya alergi dapat ditemukan sehingga upaya ke depannya untuk mencegah alergi timbul dapat dilakukan karena telah diketahui penyebabnya.




