Penyakit diabetes dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis atau penyakit gula darah. Kencing manis juga merupakan istilah lain dari penyakit metabolis. Penyakit diabet ini tidak dapat disembuhkan tapi kadar gulanya dapat dikontrol.
Penyakit kencing manis ini termasuk penyakit kronis berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Gejala umum dari penderita penderita diabetes ini meliputi sering buang air kecil, sering lapar dan haus. Juga sering mengantuk dan badan sering lemas.
Dr. Dante S. Herbuwono, SpPD-KEMD, PhD., belum lama ini mengatakan, bahwa beberapa tahun belakangan ini telah dikembangkan suatu obat baru untuk penyakit diabetes yang bekerja mengambat penyerapan darah oleh protein tertentu di ginjal. Sehingga melalui urine, gula berlebih dalam darah dapat dikeluarkan. Obat tersebut bernama Dapagliflozin. Dan Badan pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyetujui obat tersebut. Dapagliflozin mulai dipasarkan awal tahun 2015. Obat tersebuit dapat menurunkan 50 persen penggunaan insulin dan membantu menurunkan kadar gula darah dengan sangat efektif.
Insulin tambahan menjadi satu-satunya suplemen yang digunakan untuk membantu pasien diabetes sejak hampir 80 tahun yang lalu. Dan kini telah dikembangkan banyak metode untuk mengatasi pasien diabetes selain dengan menggunakan insulin.
Artikel di atas mengenai obat terbaru untuk diabetes bernama Dapagliflozin yang bekerja mengeluarkan gula darah lewat urine ini, semoga bisa menjadi tambahan informasi yang bermanfaat bagi pembaca.