Banyak orang yang belum paham memilih bahan bakar yang sesuai dengan kendaraan yang mereka miliki padahal produsen kendaraan bermotor biasanya telah menginformsikan bahan bakar yang sesuai untuk kendaraan dengan cara mencantumkan nilai rasio kompresi di buku manual atau brosur spesifikasi kendaraan. Dampak yang kurang bagus dari salah memilih bahan kabar, kemungkinan besar mesin kendaraan bermotor anda sering kotor atau bahkan mengalami kerusakan. Anda ibaratkan manusia membutuhkan asupan makanan yang tepat dan bergizi baik, mobil motor pun sama membutuhkan bahan bakar yang tepat agar terjaga ferformanya. Ada berbagai jenis bahan bakar yang beredar di pasaran, cara memilih bahan bakar yang tepat untuk kendaraan bermotor anda adalah sebagai berikut.
Kenali terlebih dahulu mesin mobil atau motor anda dimaksudkan untuk mengetahui tepat tidaknya bahan bakar yang dipilih. Masa sekarang umumnya mesin dirancang dengan hemat bahan bakar, lebih bertenaga dan tahan lama. Mesin seperti itu memerlukan bensin yang berkualitas, pelumas yang bermutu baik serta pendingin yang efisien. Bensinnya biasanya menggunakan rasio lebih dari 9.1 maka dibutuhkan bahan bahan bakar bensin dengan oktan minimal 91. Perlu diketahui angka oktan menggambarkan ketahanan bahan bakar terhadap kompresi di dalam mesin. Dengan demikian bila oktan bensin lebih rendah dari yang dibutuhkan mesin, dampaknya mesin akan panas sehingga tidak dapat bekerja secara maksimal dan juga akan mengakibatkan rusak dan berlubang pistonnya. Untuk itu mesin dengan kompresi yang tinggi membutuhkan oktan dengan angka yang tinggi pula.
Berpedoman pada Rasio kompresi; Semakin besar nilai kompresinya maka membutuhkan bahan bakar dengan daya bakar yang lebih baik. Jadi Research Octan Number (RON) atau angka oktan akan semakin tinggi bila nilai kompresi semakin besar. Contohnya, rasio kompresi 8,8 s.d 9.2 anda dapat menggunakan bensin dengan angka oktan 88. Rasio kompresi 9.2 s.d 10,0 anda bisa menggunakan angka oktan 92 dan 95. Pengecualian untuk mesin turbo, karena ketika turbo aktif maka kompresi akan berlipat ganda dianjurkan tetap memakai bensin dengan nilai oktan yang tinggi meskipun rasio kompresinya rendah.
Dari penjelasan di atas disimpulkan untuk menghindari kerusakan pada kendaraan bermotor anda, pastikan anda memilih bahan bakar yang tepat. Semoga artikel mengenai cara memilih bahan bakar kendaraan bermotor ini bisa bermanfaat bagi anda.