Kondisi Jakarta yang sangat ramai kendaraan, kerap kali macet menghiasi gemerlapnya Jakarta dan Begitu banyak volume kendaraan menambah kesembrautan jalan raya di ibukota membuat kadar stress semakin tinggi. Prilaku mengemudi seseorang tergantung pada tingkat emosi seseorang, Bila pengemudikendaraan mobil maupun motor bisa mengendalikan emosi dan mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi tentu perilaku mengemudinya akan berhati-hati santun dan terkendali.
Pemicu dari stress sebenarnya adalah emosi, bila seseorang tidak bisa mengontrol emosi pada saat menemui masalah di jalan seperti macet, hujan besar, ada orang yang tiba-tiba menyalib dari belakang maka seketika itu juga bisa bertindak agresif dan tidak hati-hati karena cenderung melanggar rambu-rambu lalu lintas.Juliana Murniati seorang Psikolog dan Dekan Fakultas Psikologi Atmajaya menjelaskan, pria lebih cenderung bertindak agresif, mengambil resiko saat di jalan, melanggar lalu lintas dibanding wanita. Sementara yang lebih sering duduk di bangku penumpang adalah wanita sangat ikut berperan dalam menjaga kestabilan emosi.
Stress saat menyetir kendaran bisa berbahaya untuk keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Ada juga yang membahayakan saat mengemudi yaitu menjalankan aktivitas lain seperti menelpon sambil mengemudikan kendaraan mobil atau motor.
Solusi mengatasi stress pada saat di jalan diantaranya adalah mencari tahu pada diri sendiri apa-apa yang membuat kita terpacu emosi ketika mengemudi. Setelah menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan itu kemudian kita bisa modifikasi emosi diri. Selalu mencari tahu di mana saja titik-titik yang sering membuat kita stress, karena mengemudi kendaraan tentunya merupakan rutinitas yang berkelanjutan dan biasanya kejadiannya selalu berulang-ulang. Ketika bnar-benar kita telah menemukan semua masalahnya, sebaiknya kita berintrospeksi diri dan mulai memanage emosi. Maksudnya bila masalah-masalah yan selalu membuat kita stress itu telah ditemukan semua, di titik itulah kita mesti bersabar. Jadi kunci jawaban dari stress itu ada pada diri sendiri dan diri sendiri juga yang bisa menemukan solusi dari masalah yang kita hadapi. Selalulah memonitoring semua kesalahan kesalahan kita dalam mengemudi dan selalu berlatih agar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi baik dalam hal kemampuan mengemudi maupun dalam hal kemampuan untuk mengendalikan emosi supaya terhindar dari stress.
